malam di sebuah padang

Posted: December 18, 2007 in matahari

di sebidang dada, di sehampar padang yang dikepung penjuru dan segala ufuk,
sungai-sungai berdetak, tak berhenti mengalirkan doa yang tak pernah cukup
tak lelah memanggil purnama agar jalan lengang segera terang,
menuju sebuah peluk.

malam-malam yang penuh kembang api, bunyi mercon yang mengilukan
pinggang kananku, dan degub beduk lebaran yang terus aku peram
di dada kiriku akan aku buka untukmu, bila kelak tiba di depanmu.

tapi engkau terus melangkah pergi ke arah ufuk,
menjauh dari doa-doaku.

[12.2007]

Comments
  1. amriltg says:

    Jimpe, syair puisi yang indah dan menggetarkan. Thanks sudah membuat saya tersentuh pagi ini.

    wassalam,
    daengbattala

  2. daengrusle says:

    hmm, saya kayak tertidur di belai kata-kata mu Puang Jimpe!

    mohon petunjuk.

  3. wawan says:

    sebenarnya aku tak terlalu ngerti sajak…..
    Tapi terus terang sajak ini terdengar indah…

  4. Nuntung says:

    Aih, berkeping…..(maaf……saya terlambat menyambangi ruangan ini)….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s